
Kapan tau itu nemu papan pengumuman itu di salah satu toilet di Grand Indonesia. Cuma satu doang pertanyaan mengganggu otak iseng saya. Kenapa ya harus ditempel pengumuman kayak gitu.. emangnya abis ngapain sih?![]()

Kapan tau itu nemu papan pengumuman itu di salah satu toilet di Grand Indonesia. Cuma satu doang pertanyaan mengganggu otak iseng saya. Kenapa ya harus ditempel pengumuman kayak gitu.. emangnya abis ngapain sih?![]()

Tiap kali liat topeng monyet, dalam kepala saya timbul satu pertanyaan.
Lebih kasihan mana antara monyet dan manusianya. Kasihan monyetnya, karena mesti nurut-nurut aja didandanin segala macem mulai dari baju, payung sampe topeng… atau lebih kasihan manusianya, karena menggantungkan hidupnya untuk mencari nafkah pada seekor monyet?
Menurut kaliyan? ![]()

——————————————-
ket photo: diambil di Casablanka saat sedang macet dengan kamera Jave tanpa editan.
Awalnya secara tidak sengaja saya “menemukan” nama saya di situs depdiknas. Di situ saya tercatat sebagai siswi sebuah sekolah menengah tingkat pertama di daerah Kab. Ogan Ilir, Sumatera Selatan. ![]()

Sumpah saya surprise, sekaligus kaget. Saya sering bertemu orang dengan nama sama. Tapi tidak sedetil itu. Selama ini saya merasa nama saya termasuk nama yang jarang. Chichi banyak, Utami banyak. Menemukan orang-orang bernama Chichi Utami, ada beberapa. Tapi menemukan yang sangat detil sama, belum pernah. Soalnya menurut orang tua saya, kata “NANSARI” di ambil dari gabungan nama Papa dan Mama saya.
Astagaaaa… jadi penasaran itu anak siapa. ![]()

Kenapa juga ga pake bahasa endonesah saja… toh pemberitahuannya dari awal pake bahasa endonesah kok biarpun salah dikit… ![]()
ada yang tau salahnya di mana aja? ![]()
Ket photo:
diambil di toilet perempuan di sebuah tempat futsal mentereng di daerah Kuningan, Jakarta.

Not Avaelable, eh?

jadi bertanya-tanya kemana Store Manager-nya…
keterangan gambar:
di ambil di sebuah restoran cepat saji di Plasa Semanggi