Kasihan Mana?

Posted in ngga jelas on Nopember 17th, 2009

img00026-20090825-1655

Tiap kali liat topeng monyet, dalam kepala saya timbul satu pertanyaan.

Lebih kasihan mana antara monyet dan manusianya. Kasihan monyetnya, karena mesti nurut-nurut aja didandanin segala macem mulai dari baju, payung sampe topeng… atau lebih kasihan manusianya, karena menggantungkan hidupnya untuk mencari nafkah pada seekor monyet?

Menurut kaliyan? :mrgreen:

img00027-20090825-1655

——————————————-

ket photo: diambil di Casablanka saat sedang macet dengan kamera Jave tanpa editan.

Nansari

Posted in ngga jelas on Agustus 7th, 2009

Awalnya secara tidak sengaja saya “menemukan” nama saya di situs depdiknas. Di situ saya tercatat sebagai siswi sebuah sekolah menengah tingkat pertama di daerah Kab. Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

depdiknas

Sumpah saya surprise, sekaligus kaget. Saya sering bertemu orang dengan nama sama. Tapi tidak sedetil itu.  Selama ini saya merasa nama saya termasuk nama yang jarang. Chichi banyak, Utami banyak. Menemukan orang-orang bernama Chichi Utami, ada beberapa. Tapi menemukan yang sangat detil sama, belum pernah. Soalnya menurut orang tua saya, kata “NANSARI” di ambil dari gabungan nama Papa dan Mama saya.

Astagaaaa… jadi penasaran itu anak siapa.

nggaya siiih…

Posted in ngga banget on Juni 15th, 2009

img00007-20090524-1531

Kenapa juga ga pake bahasa endonesah saja… toh pemberitahuannya dari awal pake bahasa endonesah kok biarpun salah dikit… :roll:

ada yang tau salahnya di mana aja?

Ket photo:
diambil di toilet perempuan di sebuah tempat futsal mentereng di daerah Kuningan, Jakarta.

Melting

Posted in ngga jelas on Mei 1st, 2009

img00174-20090412-1943

Suatu sore di Lokananta Cafe, Blok M…

Not Avaelable

Posted in Uncategorized, ngga banget on April 21st, 2009

img00045-20090310-1248

Not Avaelable, eh? :lol:    :lol:

jadi bertanya-tanya kemana Store Manager-nya…  :lol:   :lol:

keterangan gambar:
di ambil di sebuah restoran cepat saji di Plasa Semanggi :mrgreen:

Colongan

Posted in ngga banget, satire on Maret 31st, 2009

img00104-20090322-2225.jpg

Beberapa waktu yang lalu, ketika hendak pulang ke rumah mendadak jalan yang biasa saya lewati ditutup oleh Pak Satpam. Ternyata ada yang nanggap layar tancep, yang di pasang sekitar 5 rumah dari rumah saya… woooogh..

Saya sempat bertanya-tanya perihal layar tancep tersebut. Bukan karena ternyata keberadaannya masih exist sekarang ini, atau karena alat putarnya sudah lebih canggih dengan menggunakan CD player. Bukaaaan… Saya cuma bingung ada gerangan apa kah kok mendadak ada layar tancep terpasang di dekat rumah saya. Karena hari ini tidak ada satu tetangga pun yang punya hajatan entah nikahan atau sunatan.

Penasaran, saya pun mendekati kumpulan warga yang sedang asik menonton film Doyok - Kadir, yang ntah judulnya apa, di layar itu. Celingak-celinguk mencari jawaban sekaligus mencari tempat bertanya tapi takut mengganggu para tetangga yang sedang asik nonton itu.

Tapi ternyata saya tidak perlu bertanya pada siapa pun mengenai keberadaan layar tancep itu. Demi melihat bendera-bendera yang berkibar di seputar wilayah pemasangan layar tancep itu, tanpa ada yang koar-koar orasi, saya pun paham maksudnya… ahahahahahahaha 

img00103-20090322-2224.jpg

*padahal sih hari itu bukan giliran nya mereka*